fbpx

Seringkali, istilah mentoring dan coaching digunakan secara bergantian dalam konteks bisnis. Itu sebabnya di banyak organisasi, seorang mentor seringkali diharapkan untuk melakukan tanggung jawab coaching juga. Tetapi terlepas dari apa yang dipikirkan kebanyakan orang, ada perbedaan besar antara seorang mentor dan seorang coach.

Jika Anda bertanya-tanya bagaimana dua peran ini berbeda dan apa yang dibawa oleh para profesional ini ke meja Anda, maka Anda perlu mengetahui tanggung jawab spesifik seorang mentor dan coach.

PERBEDAAN SEORANG MENTOR BISNIS DAN COACH BISNIS

Apa itu Mentor Bisnis?

Seperti yang dinyatakan di atas, seorang mentor bisnis memberikan dukungan kepada para mentee sehubungan dengan pertumbuhan karier dan pengembangan keterampilan interpersonal mereka. Secara khusus, seorang mentor membantu mentee mengeksplorasi pilihan karir mereka, menetapkan tujuan pengembangan, mengembangkan kontak baru dan mengidentifikasi sumber daya. Dengan cara ini, seorang mentor berfungsi sebagai penasihat profesional dan panutan bagi para mentee.

Peran seorang mentor berkembang seiring dengan kebutuhan mentee-nya yang berubah seiring waktu. Dalam kebanyakan kasus, hubungan mentoring bersifat informal, sementara pada saat yang sama hubungan seperti itu bisa lebih formal. Dalam hubungan pendampingan formal, mentor mengikuti pendekatan terstruktur untuk menetapkan harapan yang realistis dan mendapatkan manfaat bersama.

Mentor yang baik selalu bersedia untuk berbagi keterampilan dan pengetahuan mereka dengan para mentee. Karena mereka telah menghadapi tantangan yang sama dengan mentee mereka, sehingga mereka lebih empati terhadap kebutuhan mentee-nya.

Untuk menginspirasi dan membangun kepercayaan dan kepercayaan diri, mentor memiliki sikap positif dan mental “pasti bisa”. Kualitas-kualitas ini memudahkan para mentee untuk mendiskusikan tujuan profesional mereka dan kegelisahan mereka.

Dari perspektif bisnis, mentor membantu karyawan mendapatkan lebih banyak kepercayaan dalam pekerjaan mereka dan mengembangkan keterampilan untuk menambah nilai. Karyawan yang percaya diri dan puas akan mengarahkan organisasi ke depan, yang menjelaskan mengapa sejumlah bisnis kini mengalihkan fokus mereka pada pengidentifikasian program bimbingan yang tepat.

Sekarang mari kita lihat peran dan tanggung jawab seorang coach bisnis.

Apa itu Coach Bisnis?

Seorang coach bisnis berfokus pada keterampilan khusus dan sasaran pengembangan dengan memecahnya menjadi tugas konkret yang harus diselesaikan dalam periode waktu tertentu. Dengan melakukan itu, coach bisnis membantu dan membimbing bisnis memperjelas visi pertumbuhan mereka.

Bagi banyak bisnis, mengidentifikasi dan memprioritaskan tujuan adalah tantangan besar. Coach bisnis mengatasi tantangan ini dengan membantu bisnis memprioritaskan tujuan mereka berdasarkan kepentingan. Mereka mengikuti pendekatan yang lebih formal dan terstruktur untuk menyelesaikan masalah dan mengelola aspek pekerjaan tertentu.

Apa yang Dilakukan Coach Bisnis?

Bisnis coach yang baik berfokus pada mengidentifikasi tujuan, memprioritaskannya, dan memilih jalan yang benar untuk mencapainya. Dengan melakukan hal itu, pelatih bisnis membantu bisnis menjadi lebih akuntabel, berorientasi pada tujuan, dan kompetitif.

Coach bisnis mencakup berbagai aspek dalam menjalankan bisnis yang sukses. Hal Ini termasuk target penjualan, strategi pemasaran, keterampilan komunikasi, membangun tim, kepemimpinan dan banyak lagi.

Seorang coach bisnis secara komprehensif menilai bisnis untuk mengenali kekuatan inti dan tantangan pertumbuhan mereka. Berdasarkan penilaian mereka, coach bisnis  membantu merumuskan rencana atau strategi, menetapkan target dan mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Seorang pelatih bisnis hebat menantang status quo, mempertanyakan keputusan bisnis dan mendorong organisasi untuk melihat lebih dekat pada pendekatan mereka. Dengan cara ini, mereka membawa perspektif baru ke strategi dan tujuan bisnis. Tetapi alih-alih hanya mempertanyakan bagaimana hal-hal dijalankan dalam bisnis, seorang pembimbing juga memandu organisasi untuk mengadopsi strategi pertumbuhan yang tepat.

Untuk sebuah bisnis, seorang pelatih membantu kesuksesan dengan membimbing ke arah yang benar. Sering kali sebuah bisnis tidak mengetahui di mana mereka ingin berada dan langkah-langkah yang perlu mereka ikuti untuk mencapai kesuksesan. Maka peranan seorang pelatih bisnis adalah memberikan kejelasan. Mereka memberikan saran dan pendapat yang tajam untuk membuat bisnis kembali ke jalurnya.

Kesimpulan: Perbedaan Antara Keduanya

Sekarang, harusnya sudah jelas bahwa seorang mentor bisnis berbeda dari seorang coach bisnis. Untuk menyimpulkan perbedaan antara seorang mentor dan seorang coach, berikut adalah beberapa poin diferensiasi yang spesifik:

  • Mentoring adalah proses jangka panjang berdasarkan rasa saling percaya dan saling hormat. Coaching, sebaliknya, adalah untuk periode waktu yang singkat.
  • Mentoring lebih fokus pada penciptaan hubungan informal antara mentor dan mentee, sedangkan coaching mengikuti pendekatan yang lebih terstruktur dan formal.
  • Seorang mentor bisnis memiliki pengalaman langsung dari garis pekerjaan mentee. Namun, seorang coach bisnis tidak harus memiliki pengalaman langsung tentang jenis pekerjaan yang melibatkan coachee-nya.
  • Prioritas utama seorang mentor bisnis adalah membantu mengembangkan keterampilan yang tidak hanya relevan bagi para mentee dalam pekerjaan mereka saat ini, tetapi juga untuk masa depan. Untuk coach bisnis, prioritas terbesar adalah meningkatkan kinerja yang berdampak pada pekerjaan saat ini.

Baik mentor dan coach bisnis, dalam beberapa cara memberikan manfaat untuk sebuah bisnis. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, maka bisnis harus memiliki kejelasan tentang apa prioritas mereka dan jenis dukungan apa yang mereka cari. Dengan dukungan yang tepat, UKM dapat menjadi lebih produktif, menguntungkan, dan kompetitif.

 

*ilustrasi: pexel.com
*pustaka: smallbiztrend.com

 

0